Kamis, 04 Agustus 2016

Manfaat Kenanga untuk Kesehatan


manfaat kenanga untuk kesehatan
kenanga di samping rumah kami

Manfaat Kenanga untuk Kesehatan


Di samping rumah kami menanam sebatang pohon kenangan. Pohon ini cepat sekali berdaun. Sekilas tampilannya biasa saja. Tetapi, jika kita memangkas dengan rutin dan memeliharanya dengan baik, pohon kenangan dapat menampilkan bentuk yang menarik. Saya rasa keindahannya ada pada bentuk daunnya yang hijau dengan urat-urat daunnya yang tampak cukup jelas. Daunnya juga mempunyai bentuk oval dengan pangkal dan ujung meruncing itu yang sangat bervariasi. Demikian juga dengan ukuran daun. Kalau kita mengambil sekuntum bunganya, baik yang masih muda atau yang mulai menguning, maka kelihatan sekali bahwa mahkota yang berwarna hijau kekuning-kuningan itu sangat eksotis. Lekukan-lekukan mahkota yang unik membuatnya tampak cantik. Dan ternyata, di balik perawakan pohon secara keseluruhan dan tampilan bunga yang unik ini ternyata kenanga juga menyimpan khasiat dan manfaat untuk kesehatan.


Kenanga memang pantas diberi nama ilmia Cananga odorata. Nama penunjuk spesies odorata menunjukkan bahwa bunganya mempunyai bau harum yang menonjol. Tak salah jika bunga kenanga sering dijadikan bahan dalam upacara-upara tradisional di banyak daerah, dan disandingkan dengan melati dan mawar.

Kenanga ini sebenarnya berkerabat dekat dengan tanaman sirsak (Annona muricata) dan cempaka (Michelia campaka). Jika sirsak banyak dimanfaatkan buah dan daunnya, maka kenanga seperti halnya cempaka lebih umum digunakan bagian bunganya. Beberapa perusahaan kosmetik terkenal menggunakan kenanga sebagai bahan dasar parfum.

Jika anda berkunjung ke Kalimantan Selatan, anda akan dengan mudah menemukan bunga kenanga dijual di pasar-pasar tradisional. Mereka diambil mahkotanya, dilepas satu persatu lalu dironce dengan menggunakan serat dari pelepah batang pisang bersama-sama melati, mawar, kamboja dan daun pandan. Biasanya bunga yang sudah dirangkai ini disebut sebagai “kambang barenteng” dijual dengan harga bervariasi mulai Rp. 5.000 hinga Rp. 10.000. Kambang barenteng ini biasanya digunakan pada saat upacara pemakaman atau ziarah ke kuburan, atau juga pada acara keagamaan seperti perayaan maulidan Nabi.

Kenanga dan Kesehatan

Membicarakan manfaat kenanga bagi kesehatan, salah satu manfaat penting kenanga adalah sebagai bahan aroma terapi karena sifat baunya yang menenangkan dan mampu mengusir stress. Ibu saya sendiri suka memetik beberapa kuntum kenanga dan ditaruh di dalam mangkuk kecil di dekat tempat tidur. Mungkin dengan begitu beliau merasa nyaman karena efek bau yang menenangkan tadi.

Beberapa literatur juga menyebut kenanga sebagai bahan aprodisiak (peningkat gairah), mengatasi impotensi, dan sakit atau kram karena menstruasi. Beberapa cerita juga menyebutkan, bahwa kenanga hutan (tumbuh sebagai pohon berukuran besar dengan bunga yang lebih kecil) di daerah dataran rendah digunakan sebagai pengusir nyamuk. Memang kandungan geraniol, linalol, dan eugenol pada mahkota bunga ini dapat berperan sebagai antirepelen (anti nyamuk) di mana baunya justru tidak disukai nyamuk.

Kenanga juga ternyata mampu membantu memperbaiki kesehatan kulit sehingga lebih segar dan cantik. Karena itu, produsen kosmetik menggunakannya untuk bahan penyeimbang produksi minyak pada kulit. Minyak kenanga dapat ditambahkan sebagai tonik atau bahan scrub dan lulur (masker). Kenanga memiliki kemampuan mengontrol kulit berminyak ataupun kulit kering, sehingga kelenjar minyak atau sebum berproduksi secara normal. Biasanya minyak dari kenanga digunakan untuk bahan facial. Beberapa minyak rambut juga menggunakan minyak dari kenanga ini.

Ada pula artikel yang menyebut bahwa kenanga dapat dimanfaatkan untuk pengobatan bronkitis, batuk, malaria, keputihan, radang saluran kemih encok, demam nifas, hingga kudis dan sakit kuning yang bukan karena hepatitis. Bagian yang dimanfaatkan adalah bunganya dengan cara perebusan dan tentunya dengan penambahan bahan-bahan herbal lainnya.

khasiat kenanga untuk kesehatan
urat daunnya dan tata letaknya pada batang cukup menarik...

Catatan penting:

Penggunaan bunga kenanga sebagai bahan obat-obatan sebaiknya memperhatikan saran ahli herbal terutama terkait dosis yang sesuai. Bagaimanapun, herbal juga obat yang agar pemanfaatannya optimal memerlukan tata guna yang benar. Efek samping penggunaan bahan juga perlu dipertimbangkan terutama pada penderita dengan beragam keluhan.

Manfaat Pepaya untuk Kesehatan Tubuh

Siapa yang tak kenal tumbuhan pepaya? Pasti tau kan. Memang tumbuhan yang satu ini sangat familiar bagi masyarakat Indonesia. Pepaya banyak ditanam di pekarangan atau kebun. Daging buahnya yang kuning cerah atau kemerah-merahan sangat enak disantap. Selain itu, bagian-bagian lain seperti daunnya banyak digunakan untuk obat-obatan. Mau tahu apa saja khasiat dan manfaat pepaya untuk kesehatan tubuh manusia. Ayo disimak tulisannya ya.


buah pepaya dan manfaatnya untuk kesehatan tubuh manusia
buah pepaya dan manfaatnya untuk kesehatan

Manfaat Buah Pepaya

Buah pepaya baik masak ataupun mentah banyak mengandung enzim yang disebut papain. Enzim ini ternyata dapat membantu pencernaan manusia yaitu dengan memecah protein sehingga menjadi lebih mudah diserap oleh tubuh. Bahkan, demikian banyaknya papain yang dikandung dalam buah hingga daun, ibu-ibu sering menggunakan pucuk pepaya untuk membantu melembutkan tekstur daging yang akan dimasak. Adanya enzim papain akan membantu pencernaan protein pada saat berada di dalam saluran cerna. Hasil proses pemecahan protein oleh enzim papain adalah asam amino yang bernama arginin. Asam amino arginin adalah asam amino esensial (tidak bisa disintesis oleh tubuh manusia dan hanya dapat diperoleh dari bahan makanan). Karena itu kekurangan asam amino arginin dapat ditolong dengan banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung enzim papain ini semisal buah pepaya masak. Asam amino arginin ini sangat penting sebagai bahan pembentukan hormon pertumbuhan pada anak-anak dan sebagai pencegah pembentukan lemak yang terlalu banyak sertamenghambat pertumbuhan sel kanker.



Memakan buah pepaya dapat meningkatkan kekebalan tubuh anda. Ini masih berkaitan dengan kandungan enzim papain yang ada dalam buah tersebut. Enzim papain telah diteliti terbukti mampu membantu pembentukan asam-asam amino autointoxicating yang dapat mencegah terbentuknya senyawa-senyawa bersifat racun dan berbahaya sisa pencernaan makanan. Itulah sebabnya pepaya dapat membantu mencegah tekanan darah tinggi, radang pada persendian, diabetes, asam urat, ayan hingga sembelit. Jadi kesimpulannya, jika anda mempunyai masalah dengan sistem pencernaan, maka sangat dianjurkan untuk sering mengkonsumsi buah pepaya.

Buah pepaya yang masak adalah buah yang banyak disajikan sebagai buah untuk cuci mulut sehabis bersantap. Kandungan berbagai vitamin yang ada dalam daging buah yang manis berair dan bertekstur lembut itu sangat penting untuk mengatur metabolisme tubuh. Ada vitamin A dalam jumlah besar pada buah pepaya masak. Bahkan, jumlahnya jauh lebih besar ketimbang vitamin A yang terkandung dalam wortel. Kandungan vitamin C-nya juga besar. Tidak kalah dengan jumlah vitamin C yang dikandung lemon atau jeruk. Luar biasa bukan? Sementara itu kandungan vitamin E yang dikenal sebagai vitamin penting dalam kesehatan kulit juga dikandung oleh buah ini, selain vitamin B kompleks.

Sifat antiseptik pada berbagai bagian tanaman pepaya termasuk buahnya, akan membantu usus dan saluran cerna atas sehat karena terbebas dari mikroorganisme jahat yang mungkin berkembangbiak, misalnya saja pada lambung dan usus.

Beberapa sumber menyebutkan bahwa buah pepaya mentah atau belum matang sempurna dapat mengakibatkan keguguran. Bahkan di beberapa wilayah, telah digunakan sebagai obat kontrasepsi. Jadi mungkin sebaiknya diperhatikan oleh ibu-ibu hamil untuk tidak mengkonsumsi buah yang belum masak sempurna.

Buah pepaya yang mentah banyak sekali mengandung getah. Getah pepaya juga mempunyai khasiat yang sangat bagus untuk pengobatan kulit. Misalnya, kulit pada bagian tumit kaki yang pecah dapat diolesi getah pepaya muda. Selain itu luka tergores, penyakit kulit karena infeksi jamur panu dan gigitan serangga juga dapat diobati dengan getah buah pepaya mentah.

Manfaat Biji Pepaya

Bagi orang-orang tertentu, pengurangan jumlah pigmen melanin pada akar rambut dapat mengakibatkan munculnya uban (rambut putih karena kehilangan pigmen) sebelum waktunya. Repot juga kalau masih muda sudah ubanan. Bisa menurunkan rasa percaya diri dan membuat minder. Biji pepaya yang telah tua dapat dihaluskan setelah sebelumnya dikeringkan dan disangrai (goreng kering tanpa minyak). Pemakaiannya adalah gunakan beberapa sendok makan serbuk biji pepaya lalu dibuat pasta dengan air dingin. Kemudian diusapkan pada kulit kepala yang mulai tumbuh uban. Biarkan sekitar 60 sampai 80 menit, lalu bilas bersih. Pemakaian serbuk biji pepaya dapat dilakukan secara rutin misalnya 2 kali seminggu.

tanaman buah pepaya dan manfaatnya untuk kesehatan
pepaya, tumbuhan yang mempunyai banyak khasiat untuk kesehatan

Manfaat Daun Pepaya

Seperti buahnya, daun pepaya juga banyak sekali dijadikan obat alami (herbal).  Misalnya saja untuk pengobatan haid yang terlalu banyak, nyeri haid, sembelit, rematik atau nyeri sendi, jerawat pada wajah, melancarkan produksi air susu pada ibu menyusui, hingga pengobatan luka bakar.

Secara tradisional banyak ibu-ibu menggunakan daun pepaya muda untuk melancarkan keluarnya air susu. Caranya sangat mudah. Cukup dengan mengambil daun pepaya yang masih muda kemudian meletakkannya di atas api kecil untuk menghangatkannya. Kemudian, daun pepaya muda diusapkan kepada payudara ibu menyusui kecuali bagian putingnya.

Daun pepaya juga digunakan sebagai obat jerawat. Kandungan senyawa antiseptik yang ada padanya ampuh membunuh bakteri penyebab jerawat. Caranya, daun pepaya dibuat masker dengan memblendernya dengan air dan dapat ditambahkan tepung beras untuk mengentalkannya sebelum dibalurkan ke kulit wajah.

Bila daun pepaya direbus bersama jahe, maka dapat berkhasiat sebagai obat rematik atau nyeri sendi. Caranya adalah dengan meminum air rebusan yang telah disaring. Gunakan 3 gelas air untuk disisakan 1 gelas sebelum penyaringan. Jika ingin rasanya lebih enak saat diminum, boleh ditambahkan dengan gula merah agar tidak terlalu pahit. Gunakan selembar daun pepaya yang cukup besar dan beberapa jari jahe untuk membuat air rebusan ini. Biasakan meminum air rebusan daun pepaya dan jahe ini secara teratur, misalnya 1 kali atau 2 kali sehari.

Di banyak daerah, daun pepaya muda yang direbus bersama bunganya digunakan sebagai lalapan. Ternyata mengkonsumsi daun pepaya muda sebagai bahan sayuran dapat membantu mengobati sembelit karena kandungan serat dan enzim papain yang dikandungnya. Memang rasanya agak pahit, tetapi kalau dicocol dengan sambal terasi rasanya akan enak. (Tips, jika anda ingin lalapan daun pepaya tidak pahit, anda dapat merebusnya setelah merebus daun singkong).

Pada saat seorang wanita menderita nyeri haid, maka daun pepaya dapat menolong. Ramuan dibuat dengan cara menumbuk daun pepaya bersama-sama kencur dan asam jawa. Selembar daun pepaya ukuran sedang dengan segumpal asam jawa dan seruas kencur ditumbuk kemudian ditambahkan segelas air. Setelah disaring, minum air perasan ramuan saat nyeri haid datang.

Demikian beberapa manfaat pepaya bagi kesehatan tubuh manusia. Masih banyak lagi manfaat tumbuhan pepaya ini bagi kesehatan yang belum bisa kami tuliskan satu per satu di sini. Semoga bermanfaat untuk anda yang sedang mencari pengobatan alami dengan pepaya, Wassalam.

Manfaat Bunga Melati untuk Kesehatan


khasiat bunga melati untuk kesehatan
ternyata bunga melati itu bagus untuk kesehatan

Manfaat Bunga Melati untuk Kesehatan


Saya yakin hampir kita semua tahu dan mengenal dengan baik bunga melati. Tanaman yang satu ini memang tanaman yang biasa ditanam di pekarangan sebagai tanaman hias untuk diambil bunganya. Bunga melati yang berwarna putih dan berukuran kecil ini biasa digunakan sebagai bahan untuk pembuatan rangkaian bunga dan digunakan dalam beragam upacara adat, mulai acara perkawinan hingga tabur bunga di makam. Bagi orang jawa, minum teh yang dicampur bunga melati kering adalah hal yang biasa dilakukan. Aroma melati pada teh yang panas sehabis diseduh itu memang memberikan efek bagus sebagai aromaterapi dengan efek menenangkan. Selain itu kita juga telah lama mengenal melati sebagai bahan pembuatan minyak untuk parfum atau wewangian lainnya.


Manfaat Melati Ternyata Sangat Banyak

Selain manfaat yang sudah sangat umum diketahui oleh masyarakat kita itu, bunga melati juga memiliki khasiat untuk kesehatan dan digunakan sebagai bahan herbal. Tumbuhan berbunga dengan tangkai yang menjuntai ini memiliki nama ilmiah Jasminum sambac. Di dalam tubuh tumbuhan yang berbunga putih bersih itu terkandung beragam bahan aktif seperti benzil benzoat, benzaldehida, minyak eteris, jasmon, lanalcohol, benzilic acetat, hingga livalyacetat.

Hampir seluruh bagian melati dapat digunakan untuk bahan pengobatan. Yang paling umum diketahui adalah bagian bunga, walaupun sebenarnya bagian daun dan akarnya juga dimanfaatkan para ahli herbal untuk pengobatan.

Bagian bunga melati umumnya didestilasi (disuling) untuk memisahkan minyak yang dikandungnya. Pada minyak bunga melati ini terdapat bahan aktif untuk membunuh kuman dari golongan bakteri dan jamur. Karena itulah, minyak bunga melati baik digunakan untuk menyembuhkan luka yang mengalama infeksi. Atau, karena sifatnya yang mudah menguap, minyak bunga melati dapat dihirup melalui pernapasan untuk mengobati  infeksi saluran napas, batuk dan pilek.

Beberapa orang mungkin memiliki kebiasaan yang agak aneh (tetapi cukup masuk akal), yaitu mereka mengkonsumsi bunga melati. Pada bunga melati terdapat antioksidan sehingga dengan mengkonsumsi bunga melati dipercaya dapat memperlambat proses penuaan. Kita ketahui, bahwa antioksidan dapat menetralisir radikal bebas yang setiap hari masuk ke dalam tubuh kita. Selain itu, karena kandungan antioksidannya ini juga, maka melati dimanfaatkan untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah serta untuk pengobatan penyakit jantung dan stroke. Lalu, mungkin tidak banyak orang tahu bahwa bunga melati adalah bahan yang bersifat afrodisiak (meningkatkan gairah) karena kandungan bunga melati dapat meningkatkan fungsi organ-organ tubuh. Beberapa malah berpendapat bahwa melati dapat mengobati ketegangan dan stress, bahkan gangguan saraf serius.

Beberapa artikel menyebutkan bahwa daun dan bunga melati dapat membantu meringankan demam yang disertai sakit kepala. Caranya adalah dengan meminum rebusan atau rendaman remasan daun dan bunga melati. Selain itu, disebutkan pula bahwa melati dapat mengatasi penyakit ginjal, inflamasi pada usus yang luka, hingga mengurangi pengeluaran ASI secara berlebihan. Saat berada di pekarangan atau di taman, mungkin saja anak-anak disengat lebah yang hidup dan bersaran di antara daun-daun. Untuk pengobatan dan meringankan luka bekas sengatan lebah ini, beberapa kuncum bunga melati dapat tumbuk sampai halus dan diusapkan pada bagian kulit yang disengat. Masih banyak lagi manfaat melati sebagai tanaman yang memiliki khasiat obat, seperti mengobati jerawat, demam berdarah, nyeri otot dan demam.

Catatan penting:

Sebagaimana diketahui bahwa setiap tanaman obat seperti juga melati memiliki beragam kandungan bahan aktif yang dapat mempunyai manfaat untuk pengobatan, maka penggunaannya sebaiknya memeperhatikan dosis yang sesuai, demikian pula tata cara pengolahannya. Sumber-sumber seperti resep tradisional yang telah biasa dilakukan orang-orang tua jaman dulu mungkin dapat digunakan. Akan tetapi, tentu sebaiknya agar hasil yang diperoleh optimal sesuai tujuan pengobatan yang diinginkan, maka konsultasi dengan ahli herbal mungkin lebih dianjurkan.

Manfaat Tanaman Lidah Buaya untuk Kesehatan


manfaat lidah buaya untuk kesehatan
lidah buaya (Aloe vera) adalah tanaman berkhasiat obat

Manfaat Tanaman Lidah Buaya untuk Kesehatan


Aloe vera, sepertinya nama ilmiah tanaman ini tak asing di telinga. Beragam kosmetik diproduksi dengan bahan dasar tanaman ini mulai dari pelembab hingga shampo. Aloe vera, adalah tumbuhan yang dalam kehidupan sehari-hari kita kenal sebagai lidah buaya. Beberapa orang sering menanamnya di dalam pot sebagai tanaman hias. Bentuknya yang unik, dengan daun tebal berdaging berisi lendir dan tepi daun berduri lunak tidak tajam (kecuali pada ujung daun) dan berwarna hijau muda berbercak-bercak keputihan ini cukup menarik kalau dirawat dengan baik. Di beberapa daerah seperti Kalimantan Timur, justru lidah buaya dibudidayakan. Jika anda mempunyai banyak tumbuhan ini, maka mungkin anda dapat mengolahnya menjadi bahan minuman ringan.


Lidah buaya unik karena ia sebenarnya adalah tanaman sukulen, yang senang hidup di tempat kering. Daunnya yang tebal berdaging itu adalah tempat penyimpanan atau gudang makanan untuk bertahan hidup. Tetapi, karena banyaknya manfaat dan keindahannya, ia banyak di tanam oleh masyarakat kita. Sewaktu saya masih kecil, saya telah tahu bahwa lendir yang ada dalam daging daun lidah buaya itu sangat baik untuk perawatan rambut. Secara tradisional, daun lidah buaya di ambil, disasap bagian tepi daun yang berduri. Nah, potongan-potongan daun tebal lidah buaya sepanjang 5 – 7 cm dapat dibelah dan diusapkan ke kulit kepala dan rambut dengan perlahan. Lendir dan getah yang ada pada daun ini bagus untuk menghilangkan ketombe dan melembabkan kulit kepala yang rambutnya mengalami kerontokan. Setelah seluruh bagian kulit kepala dan rambut diusap dengan lidah buaya, diamkan lebih kurang 30 menit untuk dibilas sampai bersih.

Jika anda cukup tahan dengan rasanya, makanya lidah buaya dapat dibuat jus. Jus daun lidah buaya ini kabarnya sangat bagus untuk mengeluarkan atau menetralkan racun (detoksifikasi). Selain itu kandungan seratnya dapat membantu melancarkan pencernaan. Rasanya lidah buaya sebenarnya tidak terlalu masalah. Kebanyakan orang justru tidak menyukai baunya jika dibuat jus. Karena itu, itu menetralisir bau ini, kita dapat menambahkan perasaan air jeruk atau aroma pandan. Sesekali, anda juga dapat mencoba memvariasi lidah buaya dengan buah-buahan yang memiliki cita rasa sedikit asam lainnya seperti nenas.

Kandungan Asam Amino dan Vitamin dalam Daun Lidah Buaya

Siapa yang menyangka ternyata daun lidah buaya sangat kaya akan beragam asam amino. Sebagaimana kita ketahui, senyawa protein dibentuk dari asam-asam amino. Ada 22 jenis asam amino penyusun senyawa protein dan daun lidah buaya itu mengandung 20 jenis asam amino. Luar biasa bukan? Ketika tubuh kita kekurangan suatu jenis asam amino, maka penyusunan enzim atau hormon penting untuk metabolisme tubuh dapat terganggu atau bahkan terhambat. Jadi, mengkonsumsi daun lidah buaya tentu dapat mengatasi hal ini. Perlu diketahui bahwa metabolisme (rekasi-reaksi kimia di dalam tubuh kita) itu membutuhkan beragam enzim atau hormon. Ada banyak sekali vitamin yang dikandung lidah buaya. Menurut beberapa sumber, hanya vitamin D saja yang tidak terdapat di dalam lidah buaya. Ini artinya semua vitamin lainnya lengkap ada dalam daun tanaman eksotik ini. Mungkin inilah pula yang menyebabkan daun lidah buaya sangat baik untuk meningkatkan ketahanan tubuh terhadap penyakit dan daya tahan terhadap stress. Metabolisme yang lancar adalah kunci kesehatan.

Kandungan zat antiradang di dalam lidah buaya sering dimanfaatkan orang untuk mengobati beragam luka untuk bagian luar (kulit). Anda mungkin telah lama mendengar bahwa getah daun lidah buaya dapat mengobati luka bakar. Rasanya yang sejuk dan dingin di kulit juga membantu meredam rasa nyeri. Vitamin E yang banyak dimilikinya membantu peremajaan kulit bekas luka bakar dan melembutkannya. Kandungan belerang, urea, dan nitrogen di dalam lendir lidah buaya adalah antimikroba yang ampuh. Karena itu, ia dapat dimanfaatkan untukmengatasi penyakit-penyakit yang disebabkan oleh bakteri dan mikroba lainnya. Beberapa artikel bahkan mengatakan bahwa lidah buaya memiliki kemampuan virucidal atau pembasmi virus, yaitu pada virus herpes zoster.

Catatan penting:

Pada bagian bawah daun lidah buaya, dekat bagian yang hijau, terdapat saluran getah yang menghasilkan getah. Kandungan bahan aktif dalam getah ini adalah senyawa kimia yang disebut sebagai antikuinon. Senyawa kimia ini mempunyai efek pencahar (mengatasi sembelit). Akan tetapi, menurut penelitian, pemakaian terus-menerus pada zat ini justru dapat mengakibatkan sembelit apabila dosisnya tidak ditingkatkan. Karena itu, sebaiknya jus lidah buaya tidak dikonsumsi dalam jangka waktu panjang. Antikuinon juga dapat berefek samping seperti kram pada perut, dehidrasi, dan kencing berwarna merah. Penggunaan lidah buaya sebagai bahan herbal (obat-obatan) tentunya juga memerlukan pengawasan ahli herbal karena diperlukan dosis yang sesuai untuk setiap jenis keluhan, penyakit, dan individu yang bersangkutan.

Demikian tulisan mengenai manfaat lidah buaya bagi kesehatan. Jika anda memiliki pengetahuan lain tentang manfaat lidah buaya, tentunya komentar anda sangat diharapkan. Semoga bermanfaat, wassalam.

Manfaat Urang-Aring untuk Kesehatan


Eclipta alba urang-aring untuk kesehatan
Urang aring (Eclipta alba atau Eclipta prostrata)

Manfaat Urang-Aring untuk Kesehatan


Nama ilmiah urang-aring adalah Eclipta alba atauEclipta prostrata. Tanaman ini banyak dianggap sebagai tanaman penganggu di antara tanaman budidaya di lahan-lahan persawahan atau ladang. Walaupun dianggap gulma oleh banyak orang, urang-aring ternyata sangat banyak mengandung bahan kimia aktif yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh kita.

Gulma dari suku Asteraceae sehingga ia sangat berkerabat dekat dengan bunga matahari. Amatilah bunganya yang berwarna putih dengan diameter sekitar 1 cm itu. Mirip sekali dengan bunga matahari bukan? Hanya saja ukurannya jauh lebih kecil.  Urang-aring kita kenal umumnya sebagai bahan utama untuk obat-obatan penyubur rambut, penghitam rambut. Para seniman juga menggunakan ekstrak daunnya yang berwarna hitam sebagai pewarna atau untuk tinta tatto.


Nama lain tumbuhan yang tumbuh liar dengan sangat mudah ini adalah false daisy, trailing eclipta, keremak jantan, bhringraj, bhungra, mochkand, atau goman, daun tinta, te-lenteyan, daun sipat, kehraj, karisalaankani, hong ling cho, takasaburo dan kayyunni. Tanaman ini bersifat annual (umurnya tidak sampai satu tahun). Secara umum batang tegak atau berbaring hingga panjangnya mencapai 0,8 m. Tunas atau cabang batang tumbuh di ketiak-ketiak daun yang telah cukup tua. Urang-aring sangat menyukai iklim yang hangat dan cahaya matahari penuh.

Batang bulat tanpa rongga, berwarna hijau atau agak kecoklatan. Akar berwarna agak keabu-abuan tumbuh pada buku-buku batang yang terbenam atau merayap di atas tanah. Bunga-bunga majemuknya berwarna putih dengan tangkai cukup panjang, tumbuh di ujung batang atau ketiak daun. Sebagai bunga majemuk, bunga terdapat dalam bentuk cakram, di mana bunga-bunga pada bagian tepi (bunga pita) berukuran kecil dengan ukuran pendek. Pada bagian tengah (sebelah dalam bunga pita, terdapat bunga tabung yang ukurannya jauh lebih kecil dari bunga pita di bagian tepi). Bila seluruh bunga-bunga kecil penyusun bunga majemuk itu telah mekar, maka muncullah buah berwarna hijau (bentuknya masih seperti bunga cakram) dengan biji-biji kecil penuh di atasnya. Daun duduk berhadapan, bentuknya lanset (memanjang), berwarna hijau, permukaan sedikit kasar karena adanya rambut-rambut kasar pendek berwarna putih. Jika batang dan daun diremas, maka akan keluar sari tumbuhan ini yang berwarna hitam agak hijau tua.

Secara tradisional remasan daun urang-aring dengan air dapat digunakan untuk mendinginkan kepala, bahan pembuatan shampo dan minyak rambut. Manfaat lainnya yang sebagian belum diketahui oleh masyarakat tentang tumbuhan gulma ini banyak sekali, yaitu obat penyakit kulit seperti eksim, koreng, kutu air, jamur kulit, luka berdarah, sengatan kalajengking dan digigit ular, gusi bengkak, uban (rambut putih), infeksi paru, menghentikan muntah darah, hepatitis kronis, batuk berdarah, TBC, mimisan, neurasthenia, kencing darah, asma, edema, anoreksia, darah tinggi, hiperlipidemia, obesitas, bersin-bersin karena alergi, anemia, demam, keputihan, berak darah, diare, pendarahan rahim, kurang gizi pada anak karena sifatnya yang membantu memperbaiki fungsi saluran cerna, pembersih hati karena sifatnya sebagai tonik untuk liver, pembersih ginjal, melancarkan perdaran darah ke jantung, perawatan kulit, menguatkan gigi dan gusi, memperbaiki fungsi saraf mata dan telinga, dan peradangan pada mata.

Tumbuhan gulma urang-aring sangat suka tumbuh di daerah basah atau berair dan tergenang. Ternyata urang-aring dapat digunakan sebagai lalap atau dicampurkan dalam sayur. Di India Selatan bahkan ada resep makanan terkenal yang disebut karisalankanni kootu, di mana urang-aring dimasak bersama-sama kacang lentil (miju-miju) kemudian disantap bersama nasi. Penyebaran urang-aring sangat luas sehingga hingga kini belum diketahui dari mana sesungguhnya tanaman ini berasal. Urang-aring dapat tumbuh pada wilayah tropis hingga subtropis, daerah pantai bergaram hingga ketinggian 2000 meter di atas permukaan laut. 17 ribu biji dapat dihasilkan oleh setiap tanaman, karena itu perkembangbiakannya sangat cepat dan adaptif.

Yang unik mengenai urang-aring ini, ternyata orang-orang india menganggap urang aring berkhasiat memanjangkan umur dan membuat awet muda. Beragam kandungan bahan aktif dari tumbuhan urang-aring antara lain steroid (3-sitosterol), stigmasterol, tamin, karotenoid, alkaloid, derivat-derivat dari thiophene, saponin, flavonoid seperti apegenin dan luteolin, ecliptin, tertienil-metanol, metil-asetat, coumestan yaitu wedelolactone dan dimetil-wedelolactone, polipeptida, poliasetilen, asam lacceroic, asam ursolic, asaam askorbat, asam benzoat, asam oleanolic, daucoterol, nonacosanol dan triterpen.

Seluruh bagian tanaman dapat dimanfaatkan sebagai bahan obat tradisional (herbal), baik segar maupun kering. Efek kimia dan farmakologis tanaman urang-aring antara lain bersifat pahit, panas, tajam dan terasa kering di lidah. Antiradang, antiracun (antitoksin), menghentikan pendarahan, antibakteri atau antimikrobial, imunomudulatori, hepatoprotektif, antihiperlipidemik, cardiac depresan, sedatif, anti-amoeba, antikanker, antioksidan.

Tips dan Catatan Penting

Banyak sekali penelitian modern telah dilakukan dengan tumbuhan urang-aring. Dan hasil-hasil positif untuk kesehatan telah ditunjukkan oleh tanaman ini. Walaupun tidak beracun, tetapi penggunaan dalam jumlah banyak justru dapat mengganggu sistem cerna. Penggunaan urang-aring juga tidak dianjurkan untuk ibu hamil dan menyusui. Untuk pengobatan penyakit tertentu, adalah bijak sebelumnya untuk berkonsultasi dengan pakar di bidang herbal agar hasil yang diperoleh maksimal dengan penggunaan (dosis dan cara yang tepat). Sampai saat ini, juga tidak terdeteksi adanya kontradiksi pemakaian urang-aring dengan obat-obatan lain. Jadi pada dasarnya urang-aring sangat aman untuk digunakan sebagai bahal herbal atau obat tradisional.

Cara Membuat Kelinci Kertas


cara membuat kelinci kertas
kelinci kertas ini lucu juga ya?

Cara Membuat Kelinci Kertas

Setelah beberapa waktu lalu kita papercraft sepertimembuat kupu-kupu kertas, dan burung kertas dengan teknik quilling, maka kali ini saya mengajak anak-anak kita untuk kembali berkreasi untuk membuat papercraft yang lain. Kita akan membuat prakarya dari kertas bekas: Membuat Seekor Kelinci yang Lucu dengan teknik quilling.

Seperti dua tutorial sederhana sebelumnya, teknik quilling atau menggulung kertas pada tutorial ini sangat sederhana. Ini memang dimaksudkan agar anak-anak mudah menirunya. Kelinci dari kertas ini dibuat dari siswa kertas HVS berwarna pink. Saya memberi latar berupa guntingan kertas bekas sampul berwarna hijau untuk padang rumputnya, dan kertas HVS putih sebagai langitnya. Oh ya, tentu saja anda dapat menggunakan kertas khusus untuk quilling yang dapat dibeli di toko-toko alat tulis yang memang jual quilling paper ini. Perhatikan, pada gambar di samping kita bahkan dapat mengatur beragam posisi tubuh kelinci kertas yang dibuat sesuai keinnginan kita. Tinggal sedikit daya kreativitas ditambahkan. Kelinci sedang duduk, sedang berlari, atau sedang melamun dapat dibuat dengan gulungan-gulungan kertas yang sederhana ini. Mau coba? Yuk disimak caranya.


Alat dan Bahan yang Diperlukan


  1. Kertas HVS bekas, tidak perlu kertas HVS kosong, yang bekas dipakai untuk ngeprintpun boleh. Malah nantinya akan memberikan warna bercak-bercak unik pada tubuh kelinci yang dibuat.
  2. Cutter untuk memotong kertas.
  3. Alas (sebaiknya dari kaca) untuk memotong kertas.
  4. Mistar untuk memotong kertas
  5. Pinset untuk mengatur letak bagian-bagian tubuh kelinci (gulungan-gulungan kertas) sesuai keinginan. Alat ini sebenarnya tidak harus ada, dengan menggunakan jari atau lidi kecilpun dapat dilakukan.
  6. Lem kertas
  7. Gunting (tidak harus ada)
  8. Sepotong lidi kecil untuk tempat menggulung kertas.

cara membuat kelinci kertas
bagian-bagian tubuh kelinci kertas

Cara Membuat Kelinci Kertas langkah Demi Langkah


  1. Iris kertas HVS bekas secara memanjang dengan lebar lebih kurang 3 mm. Makin rapi mengiris, maka kelinci yang dihasilkan akan makin baik dan rapi. Siapkan 6 irisan kertas.
  2. Gulung masing-masing kertas itu. Anda mungkin harus memotong 4 irisan kertas agar menjadi lebih pendek. Ini akan digunakan untuk membentuk dua buah telingan, satu buah kaki dan satu untuk bagian ekor kelinci.
  3. Untuk bagian kepala, gulunglah kertas agak rapat (bukan padat). Beri sedikit lem pada ujung terluar gulungan agar tidak terbuka. Tekan salah satu sisi gulungan dengan telunjuk dan ibu jari. Jangan terlalu kuat menekan, dan tekanan hanya dilakukan pada lingkaran terluar saja. Ini akan membentuk kepala yang sedikit lancip untuk bagian wajah kelinci.
  4. Untuk bagian badan, gulung kertas secara longgar, sehingga lingkaran yang terbentuk sekitar 2 kali lebih besar dibanding bagian kepala kelinci. Biarkan berbentuk bulat.
  5. Untuk bagian telinga, kita membutuhkan dua buah gulungan kertas. Tekan gulungan kertas pada dua sisi lingkaran sekaligus dengan dua tangan. Gunakan jari telunjuk dan jempol tangan kiri dan kanan. Maka akan terbentuk gulungan kertas yang memipih dan lancip di dua ujung yang berlawanan.
  6. Untuk bagian kaki, kita membuat gulungan dengan tekanan satu kali di salah satu sisi. Akan tetapi tekanan yang diberikan kali ini lebih banyak dibanding pada saat kita membentuk bagian kepala. Hasil akhirnya akan membentuk bagian kaki yang mirip seperti bentuk tanda baca “koma”.
  7. Untuk bagian ekor, sama seperti badan kelinci, gulungan kertas dibiarkan berbentuk lingkaran. Akan tetapi ukurannya dibuat lebih kecil karena kita menggunakan kertas yang lebih pendek irisannya.
  8. Sekarang seluruh bagian tubuh kelinci telah terbentuk. Tinggal menyatukan dan membuat latarnya.
  9. Ambil sehelai kertas putih. Tambahkan guntingan kertas sampul berwarna hijau berbentuk lengkungan untuk mengesankan sebuah padang rumput dengan kontour bergelombang. Beri lem secukupnya.
  10. Letakkan bagian-bagian tubuh kelinci pada latar yang telah dibuat itu, atur sedemikian rupa sehingga tampak kelinci sedang duduk atau hendak melompat.
  11. Berikan lem secukupnya, gunakan pinset untuk mempermudah anda memegang bagian-bagian tubuh kelinci kertas itu untuk kemudian merekatkannya pada tempat yang diinginkan.
  12. Kelinci kertas yang lucu telah selesai dibuat. Unik bukan?

Demikian cara membuat kelinci kertas, sebuah prakarya sederhana untuk anak yang mungkin sedang duduk di bangku SD (sekolah dasar). Selamat mencoba, semoga bermanfaat. Wassalam.

Manfaat Daun Sirsak untuk Kesehatan


manfaat daun sirsak untuk kesehatan
daun sirsak sangat banyak memiliki manfaat untuk kesehatan

Manfaat Daun Sirsak untuk Kesehatan


Daun sirsak adalah bahan herbal yang sangat banyak manfaatnya. Daun sirsak diambil dari pohon sirsak biasanya dalam keadaan segar. Daun sirsak berwarna hijau tua saat daun sudah tumbuh dengan sempurna. Ketika masih muda, daun berwarna hijau pupus dengan permukaan yang mengkilat licin. Bentuk daun oval memanjang dengan ujung meruncing. Tumbuh sebagai daun tunggal pada batang atau ranting dengan duduk daun pada batang berselang-seling. Pucuk tumbuh banyak ketika batang atau cabang dipangkas pada bagian bekas ketiak daun yang ada pada batang atau cabang.


Apa Bahan Aktif yang Dikandung Daun Sirsak?

Daun sirsak ternyata mengandung bahan aktif yang bagus untuk membunuh sel kanker. Bahan aktif itu antara lain annohexocin, acetogenins, annocatatin, annonol, annomurine dan telah lama dikenal sebagai bahan aktif antitumor dan kanker. Nama bahan aktif ini sepertinya diambil dari nama ilmiah sirsak sendiri, yaitu Annona muricata. Tumbuhan sirsak ini sendiri masih berkerabat dekat dengan cempaka (bunga cempaka) dan bunga kenanga.

Apa Saja Manfaat Daun Sirsak untuk Kesehatan?

Sewaktu saya masih kecil dan masuk angin, masih segar dalam ingatan saya, ibu akan mengambil beberapa pucuk daun sirsak yang masih muda dan lembut. Ia akan menggosok pucuk itu di atas telapak tangannya dengan menambahkan sedikit (secuil) kapur sirih. Pucuk yang digosok dan dicampur dengan kapur akan membentuk krim yang sangat ampuh untuk mengusir sakit perut karena masuk angin.

Sekarang daun sirsak banyak digunakan untuk terapi tradisional untuk mengobati kanker. Menurut berbagai sumber, daun sirsak yang telah cukup tua sebanyak 7 atau 8 lembar direbus dengan 3 gelas air. Biarkan mendidih dan air rebusan tinggal 1 gelas. Air rebusan ini tinggal diminum. Rasanya tawar jadi tidak terlalu menyulitkan untuk diminum, kecuali sedikit bau khasnya yang akan tercium di hidung.
Baca: Daftar Tumbuhan Herbal Pengobatan Kanker

Selain mengobati kanker atau tumor, daun sirsak ternyata juga dapat mengobati sakit pinggang, menguatkan sistem imun atau kekebalan tubuh, rematik, wasir, menurunkan kolesterol, dan mengurangi asam urat.

Daun yang ditumbuk sampai halus dapat pula dioleskan pada bisul, jerawat atau eksim. Kandungan antibakteri yang dimiliki daun sirsak dapat membantu meringankan penyakit-penyakit kulit tersebut ketika digunakan sebagai obat luar.

Terlepas dari apa pengaruh semut rangrang terhadap kandungan daun sirsak, beberapa situs menyebutkan bahwa daun sirsak yang digunakan oleh semut rangrang untuk membuat sarang ternyata mempunyai khasiat untuk pengobatan asma. Cara pengolahannya juga mirip dengan pengolahan daun ini untuk kanker, yaitu dengan merebusnya dengan terlebih dahulu meremasnya. Secara logika, daun bekas sarang semut rangrang tentu tidak ada bedanya dengan daun lainnya. Jadi, apakah informasi tentang manfaat daun sirsak bekas sarang semut rangrang ini memiliki kelebihan bisa dipercaya? Wallahualam.

Karena banyaknya manfaat daun sirsak bagi kesehatan, kamipun menanam pohon sirsak di pekarangan sekitar rumah. Apalagi saya memang juga cukup menyukai buahnya yang manis asam segar itu, apalagi kalau sudah dibuat menjadi jus. Untuk mendapatkan bibit tanaman sirsak ini sangat mudah. Seperti yang saya lakukan, biji sirsak cukup dilemparkan ke dalam pot. Beberapa minggu kemudian akan tumbuhan tumbuhan baru sirsak ini. Jika sudah agak besar dan kuat, dapat dipindahkan ke pekarangan. Oh ya, untuk mendapatkan manfaatnya, kita tentu tak perlu menunggu sampai pohon sirsak berbuah, karena daunnyapun sangat banyak khasiatnya seperti yang telah diulas di atas.

Catatan:

Penggunaan daun sirsak dengan beragam kandungan bahan aktif di dalamnya tentu mempunyai efek yang berbeda-beda pada setiap orang. Oleh karena penentuan dosis dan pemantauan efek samping bagi penderita sangat diperlukan. Sebaiknya anda berkonsultasi dengan ahli herbal untuk mendapatkan informasi yang terbaik tentang daun sirsak ini.

Demikian tulisan mengenai manfaat daun sirsak untuk kesehatan. Jika anda mempunyai pengetahuan lainnya tentang manfaat daun sirsak, tentu dapat menambahkannya pada kolom komentar di bawah tulisan ini. Semoga bermanfaat. Wassalam.

Prakarya Daun Kering : Kucing dan Serigala


prakarya dari daun kering
kalau kucing ketemu serigala, mereka berantem gak ya?

Prakarya Daun Kering : Kucing dan Serigala


Daun kering atau yang dikeringkan memang bisa dibuat beragam bentuk yang unik dan artistik. Karena itu, prakarya dari daun akan selalu menarik. Selain itu, beragam bentuk daun yang tak pernah sama satu dengan lainnya juga akan membuka ruang eksplorasi bagi anak untuk membuat karya yang berbeda. Ini tentu bagus untuk memberikan kesempatan berimajinasi yang seluas-luasnya untuk mereka. Nah, pada kesempatan kali ini saya kembali mencoba menunjukkan betapa uniknya prakarya bentuk binatang berupa kucing dan serigala yang dibentuk dari kumpulan daun yang dikeringkan. Lihatlah, keduanya tampak artistik. Sebenarnya, kedua bentuk hewan ini dapat dibuat dengan mudah. Caranya? Yuk ikuti langkah sederhana berikut.


Cara Membuat Bentuk Binatang (Kucing dan Serigala) dari Daun Kering

  • Siapkan beberapa helai daun yang telah dikeringkan. Eit... daun yang saya gunakan di sini adalah daun yang dikumpulkan dari sekitar pekarangan. Ada daun cabe, daun sirsak, daun belimbing yang kecil-kecil, hingga daun kecambah labu dan jahe. Tuh kan, daun apa saja boleh dipakai. Daun-daun ini dipetik saat masih berwarna hijau dari pohon atau tangkainya yang masih hidup, kemudian saya selipkan di antara halaman-halaman majalah bekas, dan ditindih dengan majalah-majalah bekas lainnya. Daun tersebut dibiarkan selama beberapa hari, ya lebih kurang seminggu atau sepuluh hari hingga menjadi lepek dan kering. Tentu posisinya diatur terlebih dahulu agar tidak saling bertumpuk sehingga memudahkan saat akan mengambilnya dari sela-sela halaman majalah bekas. Teknik seperti ini adalah teknik yang digunakan oleh para naturalis untuk membuat awetan tumbuhan yang disebut herbarium.
  • Berikutnya, siapkan pula  dua lembar kertas. Saya menggunakan kertas berwarna putih sebagai latar belakang tempat menempel daun untuk membuat bentuk binatang yang kita ingin buat dan selembar kertas hijau untuk penghias (sebagai rumput). Sedikit lem dan imajinasi juga akan sangat membantu.
  • prakarya dari daun kering
    ini polanya, pasti semua bisa menggambar pola seperti ini kan?
  • Kemudian, pada kertas putih yang akan digunakan sebagai latar belakang atau tempat menempel daun kering, kita buatkan pola hewan yang akan dibentuk. Lihatlah, saya membuat gambar sketsa kucing dan serigala di atasnya dengan menggunakan pensil. Ini akan menjadi panduan bagi anak-anak dalam memilih daun sesuai bentuk yang ada pada pola tubuh hewan tersebut. Pola bulat dan besar tentu nanti harus menggunakan daun yang bulat atau mendekati bulat dan berukuran besar pula. Sementara bentuk garis atau memanjang harus ditempeli dengan daun berukuran panjang dan ramping. Inilah sebabnya kita menggunakan beragam bentuk daun agar nantinya saat menempelkan daun anak-anak tidak bingung. Bentuk binatang yang dihasilkanpun akan lebih mirip atau menyerupai apa yang kita kehendaki.
  • Berikan sedikit lem pada bagian belakang daun yang akan direkatkan ke pola yang telah dibuatkan. Mungkin mereka juga memerlukan sedikit saran agar tata letak daun menjadi lebih sesuai. Jika anak meletakkan daun agak miring atau kurang pas, biarkan saja. Yang penting tetap dapat menghasilkan efek bentuk yang diinginkan.
  • Tutupi semua bagian tubuh pada pola dengan daun kering hingga pola tersembunyi dari pandangan.
prakarya dari daun kering
serigala ini licik gak ya? Kan kalau di berbagai cerita, serigala sering memerankan tokoh yang licik...

Tips Tambahan:

  • Bentuk-bentuk seperti kepala dan badan akan terlihat bagus jika daun penyusunnya ditempatkan di atas daun lainnya, sementara untuk bagian-bagian yang kecil seperti kaki, telinga, dan ekor, maka daun diletakkan pada bagian bawah. Oh ya, untuk mata atau hidung, tentunya daun diletakkan di sebelah atas menindih daun lainnya.
  • Agar bagian-bagian ekor, kaki, dan telinga berada pada bagian bawah, tentunya ia harus ditempeli daun terlebih dahulu. Baru kemudian bagian badan, dan lanjut ke kepala, lalu mata.
  • prakarya dari daun kering
    daunnya kurang lebar... jadinya tubuh kucing menggunakan beberapa helai daun
  • Begitu saja aturannya. Mudah bukan?
  • Ajaklah anak-anak mengumpulkan beragam jenis daun yang mereka suka. Ini bagus untuk mereka dalam mengenal aneka tumbuhan di sekitar mereka. Daun apa saja boleh dikumpulkan yang penting muat untuk disimpan dan dikeringkan di antara halaman-halaman majalah bekas atau tumpukan koran bekas, dan aman (tidak gatal atau berduri).
  • Coba juga menggunakan daun-daun berwarna kuning atau coklat yang telah gugur dan berserakan di bawah pohon. Siapa tahu dapat menghasilkan efek yang lain dan lebih baik.

Cara Membuat Kertas Seni untuk Media Puisi


Kertas Bekas untuk Media Puisi
Kertas Bekas untuk Media Puisi

Cara Membuat Kertas Seni untuk Media Puisi


Anda suka menulis puisi? Atau anda adalah guru pembimbing untuk bidang kreativitas siswa semacam ekstrakurikuler mading (majalah dinding) di sekolah? Mungkin papercraft yang satu ini cocok digunakan saat akan membuat kertas seni untuk media puisi. Cara pembuatan papercraft ini mudah-mudahan dapat bermanfaat untuk anda dan anak didik anda.

Kertas Seni (Art Paper) dari Kertas Bekas untuk Media Puisi

Menulis puisi untuk ditampilkan kepada khalayak seperti publikasi pada majalah dinding (mading) siswa memerlukan media yang menarik. Media yang dimaksud di antaranya adalah kertas seni (art paper) yang dibuat sendiri oleh siswa secara mudah dan murah. Mudah, karena papercraft ini hanya diperlukan sedikit usaha untuk melakukannya ditambah sedikit kreativitas. Murah, karena bahan art paper atau kertas seni untuk media menulis puisi ini adalah kertas bekas yang sudah tidak terpakai lagi, yang mungkin bagi sebagian orang akan dibuang begitu saja. Jadi, selain bermanfaat untuk kegiatan siswa dalam berkreasi, kegiatan membuat kertas seni ini juga bermanfaat bagi lingkungan. Bayangkan saja berapa banyak pohon yang terselamatkan (bahan pembuatan kertas adalah pohon) karena kita memanfaatkan kertas bekas.



Cara Membuat Kertas Seni untuk Media Puisi pada Mading dari Kertas Bekas

Lihatlah kertas seni untuk media puisi pada gambar di atas, menarik bukan? Bagaimana cara membuatnya? Susahkah?

Membuat Kertas Seni untuk Media Puisi pada Mading
Alat dan Bahan
Membuat kertas seni seperti di atas sangat mudah. Mari kita ikuti bagaimana caranya.
  1. Siapkan kertas bekas yang diperlukan. Tidak perlu berukuran besar. Boleh menggunakan yang robek-robek sekalipun. Bahkan potongan-potongan kecil bisa membuat kertas seni anda menjadi tampak artistik.
  2. Siapkan pula pensil, spidol, lem kertas, gunting atau cutter, dan mungkin juga penggaris (tergantung desain yang ingin dibuat).
  3. Bayangkan bentuk akhir kertas seni yang akan anda buat. Ini akan membantu anda menggambar bagian-bagian ornamen penghias kertas seni anda.
  4. Gambarlah setiap bagian (elemen) penghias kertas seni pada kertas bekas. Pilih warna yang kira-kira cocok dan kontras satu sama lain. anda dapat menebalkannya dengan spidol untuk mempertegas garis pola yang anda buat. Misalnya membuat siluet wajah seorang perempuan, dan beberapa buah bentuk hati pada kertas berwarna merah menyala.
  5. Gunting pola yang sudah dibuat secara hati-hati sehingga bekas potongan menjadi rapi.
  6. Tempelkan pada selembar kertas lainnya yang mempunyai warna kontras sambil mengatur posisinya sesuai rancangan atau desain anda.
  7. Rapikan tepi kertas agar bekas guntingan atau sobekan menjadi rata, juga agar kertas seni membentuk persegi empat.
  8. Nah, jadilah kertas seni anda.

menggunakan kertas bekas untuk membuat kertas seni media puisi
menggambar pola pada kertas bekas untuk membuat kertas seni media puisi
Membuat Kertas Seni untuk Media Puisi menggunakan kertas bekas
Beberapa contoh desain kertas seni untuk media puisi dari kertas bekas

Tips:

Eksplorasilah dalam membuat pola dan desain papercraft ini. Barang-barang di sekitar anda dapat menjadi inspirasi. Misalnya, anda dapat meniru bentuk stabillo (highlighter) vas bunga, awan dan matahari, siluet rumput, siluet botol, atau apa saja. Kadang-kadang inspirasi bisa juga didapat dari isi (kandungan) puisi yang akan ditulis di atas kertas seni itu. Misalnya pada contoh di atas, ketika puisi yang ingin dituliskan ke media kertas seni berjudul journey (perjalanan), maka kita dapat menggambar pola sebuah kaki bercelana jeans biru dengan sepatu berwarna merah. Intinya, yang penting adalah daya imajinasi anda dalam membuat desain. Bahkan kadang-kadang sobekan-sobekan kertas yang tak beraturan ketika  disatukan dapat membentuk desain yang indah.

Bagaimana? Bisakah anda membuat kertas seni (art paper) untuk puisi yang anda tulis sehingga waktu dipajang akan lebih menarik minat pembaca pada mading di sekolah atau kelas anda? Selamat berkreasi dan berimajinasi membuat kertas seni untuk media puisi dari kertas bekas. Enjoy it. Wassalam.

Prakarya Cara Membuat Capung Kertas


prakarya cara membuat capung kertas
yuk buat capung warna-warni dari kertas bekas...

Prakarya Anak TK dan SD: Cara Membuat Capung Kertas


Bermain di lapangan di antara rumput-rumputan pasti menyenangkan bagi anak TK atau siswa SD kelas rendah. Di lapangan rumput, kita bisa menemukan beragam hewan kecil seperti serangga. Salah satu serangga yang aktif dan menarik adalah capung. Tingkah polahnya yang suka hinggap di ujung-ujung bunga rumput atau daun dan warnanya yang bervariasi begitu menarik untuk diamati.


Supaya anak-anak juga bisa bermain sambil belajar, aktivitas membuat capung kertas ini mungkin bisa dijadikan alternatif sebelum melepas mereka ke halaman sekolah atau taman bermain. Cara membuatnya sangat mudah. Anak SD kelas rendah mungkin dapat mengerjakannya tanpa bantuan orang dewasa (guru) sementara untuk anak TK dapat dibantu untuk beberapa langkah.

Alat dan Bahan yang Diperlukan untuk Membuat Capung Kertas


  • Kertas karton (kertas bekas), usahakan warna-warni agar menarik bagi anak-anak
  • Lem
  • Gunting
  • pensil
  • Lidi atau tusuk sate dari bambu
  • Manik-manik untuk kalung

Langkah-Langkah atau Cara Membuat Capung Kertas


  • Siapkan kertas, gambarlah pola berikut. (ini dilakukan oleh guru, pola dapat dirancang di komputer untuk di print out, atau digambar langsung pada kertas).
  • prakarya cara membuat capung kertas 1
    pola membuat capung
  • Gunting sesuai pola: sebuah segiempat berukuran 7,5 cm x 6 cm, dan sepasang sayap ukuran 1,5 cm x 8 cm. (ini dapat dilakukan anak-anak).
  • prakarya cara membuat capung kertas 2
    bagian-bagian tubuh capung
  • Gulunglah kertas segiempat dengan bantuan sebatang pensil sehingga terbentuk tabung sepanjang 7,5 cm. Beri lem pada sisi sambungan agar merekat dan tabung tidak terbuka. Setelah lem terekat dengan baik, keluarkan dari pensil. Anak-anak TK mungkin membutuhkan sedikit bantuan untuk ini.
  • prakarya cara membuat capung kertas 3
    gulung badan capung dengan bantuan pensil, lalu lem
  • Tempelkan sepasang sayap pada tabung, pada bagian yang telah ditandai sesuai pola. Gunakan lem secukupnya.
  • prakarya cara membuat capung kertas 4
    penempelan saya capung
  • Tambahkan sepasang mata dari manik-manik untuk kalung (dapat dibelu di toko bahan kerajinan tangan), dengan memberi lem. Gunakan manik-manik dengan sisi datar dan ukuran yang agak besar (sebesar biji jagung) untuk memudahkan penempelan pada badan capung. Saya menggunakan lem putih untuk ini yang biasa digunakan untuk melem kayu atau kertas.
  • prakarya cara membuat capung kertas 5
    menempelkan mata berupa manik-manik kalung
  • Nah, bentuk capung kertas kita telah nampak. Agar mudah dibawa bermain di lapangan depan sekolah, kita perlu menambahkan tongkat kecil untuk memainkannya. Caranya, gunting sedikit bagian perut capung (di bawah sayap) untuk membuat lubang. Tusukkan lidi atau tusuk sate dari bambu ke lubang ini. Ta..raaaa..... capung kertas sudah siap dimainkan. Ajak anak-anak berlarian di lapangan sambil membawa capungnya masing-masing. Pasti seru!
  • prakarya cara membuat capung kertas 6
    lubangi sedikit perut capung dengan gunting
    prakarya cara membuat capung kertas 7
    tusukkan tusuk sate atau lidi berukuran besar pada lubang yang tadi dibuat
    prakarya cara membuat capung kertas 8
    dan...capungpun siap dimainkan di halaman sekolah

Demikian cara membuat capung dari kertas karton sampul bekas untuk anak TK atau SD kelas rendah. Semoga menginspirasi aktivitas belajar di kelas anda dan bermanfaat. Wassalam.